E-K

60 ECG (Electrocardiogram) atau EKG (Elektrokardiogram) Grafik yang dihasilkan oleh elektrokardiograf,yang menggambarkan aktifitas elektrik jantung setiap saat
61 EEG (Elektroencephalogram atau Elektroensefalogram) Grafik yang dihasilkan oleh elektroensefalograf,yang memberikan gambaran neuropsikologi dari aktivitas elektrik otak.
62 Efusi Pleural Akumulasi cairan pada ruang pleural (membran paru-paru). Akumulasi ini disebabkan oleh volume cairan yang berlebihan (misalnya cairan intravena yang berlebihan, gagal ginjal), penurunan cairan protein (misalnya sirosis, proteinuria), gagal jantung, pendarahan, inflamasi, malignan, perforasi organ toraks.
63 Ekspektoran obat yang dapat memudahkan pengeluaran dahak dari saluran pernapasan dengan menurunkan kekentalan dahak
64 Eosinofilia Keadaan dimana konsentrasi eosinofil (granulosit eosinofil : sel darah putih dalam sistem imun yang bertanggung jawab untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh parasit) sangat tinggi. Eosiniofilia dapat bersifat sangat reaktif (menimbulkan alergi) atau sebaliknya.
65 Epistaksis Pendarahan hidung, pendarahan pada hidung, biasanya akibat pecahnya pembuluh darah kecil yang terletak dibagian anterior septum nasal kartilaginosa
66 Erythema Multiforme Kondisi pada kulit dikarakterisasi dengan kulit kemerahan atau iritasi, yang disebabka oleh kongesti pembuluh darah.Lesi yang terbentuk berbentuk cincin.
67 Esophagitis (Esofagitis) Radang pada esofagus
68 ESR (Erythrocyte Sedimentation Rate) Kecepatan Pengendapan Eritrosit
69 Euforia Rasa nyaman pada tubuh; rasa sejahtera, tidak adanya rasa nyeri ataupun tekanan kejiwaan. Pada psikiatri : rasa sejahtera yang abnormal atau berlebihan.
70 Fatigue Keadaan meningkatnya ketidaknyamanan dan menurunnya efisiensi akibat pekerjaan yang berkepanjangan atau berlebihan; kehilangan tenaga atau kemampuan menjawab rangsangan.
71 FdUMP 5- fluorodeoxyuridine monophosphate yaitu salah satu bentuk metabolit fluorourasil.
72 FUTP fluorouridine triphosphate yaitu salah satu bentuk metabolit fluorourasil
73 G6PD (Glucose 6-phosphate dehydrogenase) Enzim pada jalur pentosa fosfat, dimana NAPD+ bersifat sebagai ko enzim, mengkatalisis proses oksidasi glukosa 6-fosfat menjadi lakton. Defisiensi enzim ini menyebabkan anemia hemolitik berat.
74 GI (Gastro Intestinal) Saluran Pencernaan
75 Gotu kola Nama lain untuk Centella asiatica, di Indonesia lebih dikenal dengan pegagan atau antanan yamg bersifat sebagai antibakteri, antiviral, antiinflamasi, anti ulserasi, ansiolitik, tonik serebral, stimulan sirkulasi, diuretik, menenangkan pikiran,atau mengobati luka.
76 Hemiparesis Paresis (paralisis ringan)  yang mengenai salah satu tubuh yang disebabkan lesi pada saluran kortikospinal.
77 Hepatik Berkenaan dengan hati.
78 Hepatomegali Pembesaran hati
79 Hiponatremia Gangguan elektrolit pada manusia yang ditandai dengan konsentrasi natrium yang sangat rendah yaitu di bawah 135 mmol/L. Keadaan ini terjadi karena komplikasi dari beberapa penyakit.
80 Hipoprotrombinemia Gangguan darah yang ditandai dengan defisiensi protrombin (faktor II) yang akan menyebabkan gangguan pembekuan darah, selanjutnya meningkatkan risiko fisiologis pendarahan, khususnya pada sistem pencernaan, rongga  kranial dan sistem panca indera
81 Hirsutism Tumbuhnya rambut yang tidak normal; di wajah, dada, perut dan punggung, terjadi pada wanita.
82 HIV (Human Immnunodeeficiency Virus) Virus yang menyebabkan sinrom defisiensi imun yang didapat atau disebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome)
83 Hodgkin’s lymphoma Lymphoma Hodgkin dikarakterisasi secara klinis melalui penyebaran dari satu kelompok limfe node yang satu ke kelompok lain yang disertai dengan berkembangnya gejala sistemik sejalan dengan perkembangan penyakit.
84 Hormon, Obat endokrin lain senyawa yang dihasilkan tubuh yang memiliki efek regulator spesifik pada aktivitas sel tertentu atau organ-organ tertentu.
85 Hyper CVAD Regimen kemoterapi untuk melawan limfoma non hodgkin dan limfoma limfoblastik
86 IA Intra arterial
87 IG Intra gluteal
88 IM Intra muskular
89 Interval PR Interval PR dihitung mulai dari awal P sampai awal kompleks QRS
90 Interval QT. Interval QT dihitung mulai dari awal  QRS sampai akhir gelombang T pada elektrokardiogram.Interval QT normal adalah 0.4 menit
91 IV Intra Vena
92 Jaundice Disebut juga ikterus,warna kekuningan pada kulit, sklera, membran mukosa yang disebabkan hiperilirubinemia dan pengendapan pigmen empedu.
93 Katagori pengaruh terhadap kehamilan (Kategori A) Studi terkontrol pada wanita hamil tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin pada kehamilan trimester 1 (dan juga tidak ada risiko pada trimester selanjutnya), dan sangat kecil kemungkinan untuk membahayakan janin.
94 Katagori pengaruh terhadap kehamilan (Kategori B) Studi terkontrol terhadap sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil atau sistem reproduksi binatang percobaan yang menunjukkan adanya efek samping (penurunan fertilitas) pada kehamilan trimester pertama (dan tidak terdapat bukti adanya risiko pada trimester berikutnya).
95 Katagori pengaruh terhadap kehamilan (Kategori C) Studi terhadap binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogonik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya diberikan jika manfaat yang diperoleh lebih baik dari risiko yang mungkin terjadi pada janin.
96 Katagori pengaruh terhadap kehamilan (Kategori D) Terdapat bukti positif mengenai adanya risiko terhadap janin manusia, tetapi manfaat obat ini pada ibu hamil mungkin lebih besar dari risikonya (misalnya obat ini diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, dimana obat yang lebih aman tidak tersedia atau tidak efektif.
97 Katagori pengaruh terhadap kehamilan (Kategori X) Studi terhadap binatang percobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya abnormalitas janin atau terdapat bukti adanya risiko pada janin, dan risiko penggunaan obat ini jelas melebihi manfaat yang diperoleh. Obat dalam kategori ini dikontraindikasikan pada wanita yang sedang atau memiliki kemungkinan hamil.
98 Kava – kava Nama lain untuk Piper methysticum, yang dapat menghilangkan rasa/sensasi di sekitar lidah dan bibir (karena kontrakai pembuluh darah di sekitar lidah dan bibir), memberikan efek menenangkan, menjernihkan pikiran dan melemaskan otot.
99 Kolestasis Penghentian atau supresi dari aliran empedu dengan penyebab hepatik atau ekstrahepatik.
100 Kolitis Pseudomembran Infeksi pada kolon yang biasanya (meski tidak selalu) disebabkan oleh Clostridium difficile.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s