ACITES

Asites merupakan penimbunan cairan secara abnormal di rongga perut. Pada pasien sirosis hati, terbentuknya asites merupakan komplikasi yang paling sering terjadi, dan merupakan salah satu indikasi untuk perawatan di rumah sakit karena mempunyai prognosa yang kurang baik, misalnya terjadi infeksi (spontaneous bacterial peritonitis) dsb.

Patofisiologi

Mekanisme terjadinya asites Pembentukan asites pada sirosis hati ditentukan oleh 2 faktor, yaitu: a. Faktor lokal yaitu aliran sinusoid dan kapiler pembuluh darah usus yang mengalami peningkatan tekanan hidrostatik, dengan peningkatan tekanan hidrostatik ini akan meningkatakan pengeluaran cairan ke jaringan intersisial. b. Faktor sistemik vasodilatasi sistemik akan menimbulkan stimuli terhadap 3 sistem vasokonstriktor (Renin – Angiostensis – Aldosteron, arginin vasopressin dan syaraf simpatik) yang akan menyebabkan retensi air, retensi garam, dan penurunan kecepatan filtrasi yang akan meningkatkan timbunan cairan.

Gejala dan Tanda

Secara klinis asites ditandai dengan perut buncit, gizi kurang, atrofi otot. Pada saat tidur pembesaran perut membentuk perut kodok, diketemukan pekak beralih pada pemeriksaan. ds
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan 1. Istirahat dan diet rendah garam (40- 60 meq/ hari) 2. Diuretik 3. Parasentesis 4. Tindakan operatif 5. Pengobatan lain, parasentesis diikuti dengan infus albumin.
Pos ini dipublikasikan di Detail Penyakit. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s